Edisi 27 Oktober 2026Teknologi yang terasa, bukan sekadar spesifikasi.
← Tekno KiniGadget

Memilih power bank untuk perjalanan: kapasitas bukan satu-satunya angka yang penting

Angka besar di kemasan tidak menjamin ponsel terisi penuh berkali-kali, dan ada hal yang lebih menentukan.

Musim liburan sekolah membuat banyak orang membeli power bank sebelum bepergian. Pilihan di toko biasanya dibandingkan dengan satu angka: kapasitas dalam miliampere-jam. Makin besar makin baik, begitu asumsinya. Kenyataannya, angka itu hanya sebagian dari cerita.

Kapasitas yang tertulis mengacu pada sel baterai di dalamnya, bukan pada energi yang benar-benar sampai ke ponsel. Sebagian hilang sebagai panas saat tegangan diubah, sebagian lagi hilang di kabel. Jadi jangan heran jika power bank yang katanya cukup untuk tiga kali pengisian ternyata hanya mampu dua kali lebih sedikit.

Baca juga: Mengamankan router Wi-Fi rumah: dari kata sandi bawaan sampai jaringan tamu

Hal yang lebih layak diperhatikan

Pertama, daya keluaran. Ponsel kelas menengah masa kini mendukung pengisian cepat, dan power bank dengan keluaran rendah akan mengisinya dengan sangat lambat meski kapasitasnya besar. Periksa apakah ia mendukung standar pengisian cepat yang sama dengan ponsel Anda.

Kedua, jumlah dan jenis port. Perjalanan keluarga biasanya berarti dua atau tiga perangkat mengisi bersamaan. Port USB-C yang bisa dipakai untuk mengisi dan diisi memudahkan karena satu kabel cukup untuk semuanya.

Ketiga, berat dan ukuran. Power bank berkapasitas sangat besar nyaman untuk kemah, tapi memberatkan tas harian. Untuk perjalanan kota, kapasitas sedang yang masuk saku jaket sering lebih berguna daripada yang besar tapi tertinggal di hotel.

Keempat, aturan penerbangan. Power bank wajib masuk bagasi kabin, bukan bagasi tercatat, dan ada batas kapasitas yang diizinkan. Periksa aturan maskapai sebelum membeli yang terlalu besar.

Terakhir, hindari produk tanpa merek jelas dan tanpa label sertifikasi. Baterai litium yang dibuat asal-asalan bukan sekadar cepat rusak; ia bisa membengkak atau panas berlebih di dalam tas.

IR
Ika RamadhaniIka menulis artikel pertama Tekno Kini pada 2023 dan mengisi rubrik gadget sampai 2025. Ia pernah menjaga toko komputer di pusat perbelanjaan elektronik, dan dari sana belajar bahwa pembeli lebih sering bertanya soal garansi daripada soal prosesor.