Edisi 27 Oktober 2026Teknologi yang terasa, bukan sekadar spesifikasi.
← Tekno KiniGadget

Menyiapkan ponsel bekas untuk orang tua: dari ukuran huruf sampai kontak darurat

Ponsel yang diwariskan ke orang tua atau kakek-nenek butuh persiapan berbeda, dan sebagian besar pengaturannya sudah tersedia di dalam sistem.

Ponsel lama yang masih layak pakai sering berpindah tangan ke orang tua atau kakek-nenek. Niatnya baik, tetapi hasilnya sering mengecewakan: ponsel itu akhirnya hanya dipakai untuk menerima telepon, atau lebih buruk lagi, menjadi sumber kebingungan dan sasaran penipuan. Padahal dengan satu sore persiapan, ponsel bekas bisa menjadi alat yang benar-benar membantu.

Mulai dari yang bisa dilihat dan disentuh

Baca juga: Pengisi daya dan kabel: memilih yang aman untuk ponsel, bukan sekadar yang murah

Langkah pertama bukan memasang aplikasi, melainkan membuat layar mudah dibaca. Di pengaturan tampilan, perbesar ukuran huruf dan ukuran tampilan hingga tingkat yang nyaman. Tingkatkan kontras jika tersedia, dan naikkan kecerahan otomatis. Aktifkan juga mode layar beranda sederhana jika ponsel menyediakannya; mode ini memperbesar ikon dan mengurangi jumlah pilihan di setiap layar.

Bersihkan layar beranda. Sisakan hanya aplikasi yang benar-benar dipakai: telepon, pesan, kamera, galeri, dan mungkin satu aplikasi panggilan video untuk keluarga. Aplikasi lain tidak perlu dihapus, cukup disingkirkan dari layar utama agar tidak membingungkan. Atur juga volume dering dan getar ke tingkat yang benar-benar terdengar.

Keamanan yang tidak merepotkan

Pasang kunci layar yang sederhana tetapi tetap melindungi. Sidik jari biasanya paling mudah bagi orang tua karena tidak perlu mengingat apa pun; tambahkan PIN cadangan yang mereka pilih sendiri dan catat di tempat aman. Aktifkan fitur pencarian perangkat agar ponsel bisa dilacak jika tertinggal.

Bagian yang sering dilewati adalah kontak darurat. Hampir semua ponsel menyediakan informasi darurat yang bisa diakses dari layar kunci: nama, golongan darah, alergi, dan nomor keluarga yang bisa dihubungi. Isi semuanya. Dalam situasi genting, petugas atau orang yang menolong bisa menghubungi keluarga tanpa membuka kunci ponsel.

Melindungi dari pesan yang menipu

Orang tua adalah sasaran favorit pesan penipuan karena mereka cenderung sopan dan percaya. Dua pengaturan membantu: nonaktifkan pemasangan aplikasi dari sumber tidak dikenal, dan batasi siapa yang bisa menambahkan mereka ke grup di aplikasi pesan. Aktifkan juga penyaring panggilan spam bawaan jika tersedia.

Namun pengaturan tidak menggantikan percakapan. Duduklah bersama mereka dan sepakati tiga aturan sederhana: tidak pernah membagikan kode yang dikirim lewat SMS kepada siapa pun, tidak membuka lampiran dari nomor tak dikenal, dan selalu menelepon anak atau cucu sebelum mentransfer uang untuk alasan apa pun. Tulis ketiganya di kertas dan tempel di dekat tempat ponsel biasa diletakkan.

Terakhir, jadwalkan diri Anda untuk menengok ponsel itu sebulan sekali. Pembaruan sistem, penyimpanan yang penuh, dan aplikasi yang meminta izin baru adalah hal-hal kecil yang mereka tidak akan sadari sendiri, dan lima menit perawatan rutin membuat ponsel itu tetap berguna, bukan sekadar hadiah yang tersimpan di laci.

SA
Sekar AyuningtyasSekar bergabung pada 2024 dan menjadi penulis paling produktif di rubrik laptop dan komputer rakitan. Sebelum menulis, ia bekerja sebagai teknisi di bengkel servis laptop, dan kebiasaan membongkar perangkat itu terbawa ke setiap ulasannya.